matahari dan bintang

February 9, 2008

Kafe Mustafa Centre

Tidak perlu bingung bila sedang belanja di Mustafa Centre yang buka 24 jam itu, lalu mendadak perlu ganjal perut. Ada kafe kecil di terasnya yang juga bisa dijangkau dari bagian dalam toko.

Jualannya memang terbatas pada gorengan garing seperti fish and chips, burger, chicken nugget and fries, serta satu macam menu lokal: nasi lemak porsi besar lengkap dengan ikan teri, telur ceplok, dan sepotong ayam goreng.

Meja dan kursinya diletakkan sepanjang sisi teras Mustafa yang berbatasan dengan jalan. Selain pemandangan mobil dan manusia yang untuk ukuran Singapura termasuk padat lalu lintasnya, sesekali lewat sebuah bis kuda nil [Hippo] yang bertingkat dan atapnya sengaja dihilangkan. Turis yang duduk di bagian atas akan melambaikan tangan dan saya pun balas melambai dengan bersemangat. Tidak lupa saya lemparkan senyum lebar pada mereka.

Kadang-kadang perlu waspada kalau makan di kafe ini. Terutama waktu pagi di mana burung gagak sedang semangat-semangatnya mengintai sisa makanan di sekitar meja. Lengah sedikit, gagak sudah siaga menyergap.

Harganya berkisar dari SGD 3.50 sampai SGD 4.50. Rasanya, yah, cukup untuk itu tadi… ganjal perut.

August 25, 2007

Bukan Lagi RK

Filed under: Jajan di Singapura

Masih ingat ketika saya ajak Agung makan tulang merah di RK Eating House di rusun sebelah?

Beberapa bulan setelah kejadian tersebut, RK Eating House menghilang dari kampung Toa Payoh. Tenang, pikir saya. Menurut primbon Google, masih ada 3 cabang RK di Singapura. Salah satunya cuma beberapa belokan saja jauhnya dari rumah saya, yaitu di Bishan St 11 blok 152.

Menyesal sekali saya. (more…)






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by B A Khan