matahari dan bintang

January 26, 2009

Cuma Beda Koma

Filed under: Bahasa Bahasa

Kadang rasanya capek sekali melihat isi e-mail jaman sekarang. Ada kalanya 1 dari 4 e-mail yang saya baca berisi ‘bahasa SMS’.

Bahasa SMS untuk sementara saya artikan sebagai bahasa yang muncul setelah orang ramai menggunakan SMS sebagai alat bicara. Bahasa yang penuh dengan singkatan, begitu.

Mungkin saya yang beranjak tua. Saya memang belum menemukan orang yang usianya setengah umur saya, yang keberatan dengan bahasa SMS dalam e-mail.

Tidak perlu bahasa Indonesia yang sangat baik dan benar. Buat saya, akan sangat menggembirakan melihat tulisan ‘Assalammualaikum’ ketimbang sambungan huruf ‘a’ dan ’s’ dan ’s’ yang bisa sungguh lain artinya. Atau tidak perlu bingung ketika mengartikan ‘bgt’ menjadi ‘begitu’ padahal yang dimaksud lawan bicara adalah, ‘banget’. Atau ‘ketika’ menjadi ‘koteka’ untuk ‘ktk’.

Untuk contoh kasarnya, orang memang dibedakan dari kemauannya menulis dengan koma atau tidak. Seperti waktu memilih antara: ‘Mari makan anak-anak.’ dan ‘Mari makan, anak-anak.’

16 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://bintangmatahari.blogsome.com/2009/01/26/cuma-beda-koma/trackback/

  1. Assalamualaikum…
    Saya dari malaysia, Baru bukak blokspot anda, menarik sangat. Kalau tidak bereratan boleh kita berkawan dan bertukar pandangan?

    Comment by diana — February 7, 2009 @ 4:44 pm

  2. hai mbak,
    saya juga sebel kalo terlalu disingkat, lama mencernanya. saya tulis di sini :
    http://upik2806.multiply.com/journal/item/82/bahasa_sms….

    Comment by rita — February 11, 2009 @ 12:27 pm

  3. Ha ha ha Han, pasti kamu juga ngedumel ya wkt baca email saya

    Comment by Lisa — February 16, 2009 @ 6:20 pm

  4. Setujes banget. Ngerti lah kalo SMS kan terbatas tuh karakternya, disingkat2 walaupun bikin pusing, tapi masih bisa diampunin. Tapi kalo e-mail… Wadoooohhhh… Pegel juga bacanya :) ) Mungkin pada kebiasaan aja kali tuuuhhh… Atau engga bisa bedain mana lagi SMS atau lagi ngirim e-mail :p

    Comment by Neng Keke — February 26, 2009 @ 8:58 pm

  5. Indah sekali, Mba…
    Aku paling sebel kalo ada yang nulis/tik “Assalamu’alaikum” disingkat menjadi “Ass.”. Kalo aku biasa menyingkat (mengekpresikannya) menjadi: (salam), rasanya lebih pas & mengurangi salah pengertian.
    Terimakasih.

    Comment by Dede — March 5, 2009 @ 12:26 pm

  6. wah, ketemu sesama pemerhati bahasa & lingkungan nih! boleh kenal, mbak? saya numpang baca2 ya. Ditunggu kunjungan baliknya ^_^

    Comment by de asmara — March 6, 2009 @ 1:36 pm

  7. Rata-rata yang menulis seperti itu memang bukan seumuran kita, dan anak saya paling sering memakainya, bahkan sudah ada penambahan huruf yang nggak jelas seperti banget jadi bangedh, nih jadi neah, aku juga kadang stress bacanya, salam kenal ya :) mampir juga ke blog ku ok!

    Comment by armeina tanjung — March 17, 2009 @ 8:33 am

  8. Hahahahhahaha… Emang pegel juga tuh baca bahasa SMS di e-mail yang biasanya puanjuaaaannnggg, engga ada batesan karakternya… Mmm… Jadi makin pusing dengan singkat-singkatan engga jelas itu.

    Mungkin yang nulis e-mail keseringan SMS :p Atau emang males aja…

    Comment by Neng Keke — March 18, 2009 @ 9:11 pm

  9. Makanya saya tidak pernah pakai singkatan Jeng kalau SMS, sampai yang bacanya malas kali….soalnya saya sendiri suka bingung dengan bahasa yang disingkat-singkat

    Comment by Hera — April 30, 2009 @ 4:20 pm

  10. ya ampyunnn brp abad ga mampir sini… kangennnnn dirimyuuuuuuuuuu Mbaaaaaaaaaaa…

    Comment by hotma — June 8, 2009 @ 6:16 pm

  11. nah itu dia bu, aku juga kadang suka ngga sadar kirim e-mail gitu pake singkatan2, pas nyadar … ooo ya kan ini bukan sms tapi e-mail ya … kalo lagi ngga males ya diedit, tapi kalo lagi males mah biarin aja :D

    Comment by meity — June 26, 2009 @ 5:00 pm

  12. Koma adalah salah satu. Titik adalah persoalan lainnya. Kalau sms itu tidak dipenggal-penggal, pasti bingung bacanya. Sekarang bayangkan itu dan monster-monster lain ditemukan dalam satu sms: singkatan sewenang-wenang, tanda baca minim, huruf besar dan karakter-karakter ascii campur baur (biasanya menyembul di tengah kata).
    Bahasa adalah konvensi. Mudah-mudahan, cepat atau lambat, ada konvensi untuk beberapa singkatan. Biasanya dunia sms mengikuti dunia maya yang budayanya terbentuk lebih dulu. Kalau penghematan bandwidth atau pulsa yang jadi alasannya, masih bisa diterima (asal tahu dirilah). Kalau trend dan kemudaan yang jadi alasan, itu yang agak berat. Karena di setiap zaman pasti ada anak mudanya. :)

    Comment by Samalona — June 27, 2009 @ 8:25 pm

  13. Ya.. betul, anak muda memang selalu ada. Kalau saya sendiri lebih seneng nulis dengan tulisan tanpa singkatan, di sms atau e-mail, kecuali memang terpaksa, :) . Rasanya lebih enak dibaca. untung waktu muda dulu belum ada sms… :D

    Comment by cak kamal — July 29, 2009 @ 12:50 pm

  14. Saya juga tidak suka menulis kata yang selalu disingkat, sebab bisa salah tafsir. Contoh kalimat di bagian bawah postingan ini menunjukkan bahwa penggunaan tanda koma saja bisa merubah arti sebuah kalimat.

    Comment by tikno — August 7, 2009 @ 8:40 pm

  15. Saya tidak pernah membalas semua email, surat, msg, IM… yang memakai bahasa SMS.. apalagi yang mulai menyingkat “nya” dengan “x”… Entah mengapa huruf “x” itu bikin ubun2 saya panas….apalagi kalau yg memakainya orang seumuran saya…
    Satu2nya balasan yang pernah saya berikan untk seseorang yang menulis “x” utk “nya” di milis adalah “Maaf, saya tidak mengerti yang Anda sampaikan…. saya bingung dengan pemakaian “x” di email Anda” …. awalnya dia mentertawakan saya… mungkin dia anggap saya ‘kuno’… tapi ternyata kemudian email sejenis (sejenis dg email saya) datang dari orang lain…
    Kasus “x” ini sama bikin mangkelnya dengan penyalahgunaan “secara” dulu….

    Comment by Ina Ritonga — September 24, 2009 @ 3:10 am

  16. postingan bagus… saya juga benci dengan gaya tulis ala sms.

    Comment by tempolong — October 11, 2009 @ 9:26 pm

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>























Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by B A Khan