Pohung Lan Telo
Waw. Saya terpana sebentar waktu melihat suguhan siang itu.
Cemilan a la ndeso yang asli bikin kangen. Sudah lama sekali tidak disuguhi makanan seperti ini.
Jagung rebus, kacang rebus [ludes sampai saya tidak kebagian, dan meri berat melihat di meja pak Dubes masih ada sepiring], ubi goreng, pisang goreng, singkong goreng, dan rujak. Wui, mantap!
Jadi tambah menyenangkan karena yang menyuguhi adalah KBRI Singapura. Mungkin kalau dibuat jadual teratur suguhan serupa, lama-kelamaan akan jadi gaya baru yang bakal diikuti banyak orang.
Seperti juga kecenderungan makan ayam penyet dan pecel lele yang sekarang sudah merajalela dan merasuki masyarakat Melayu Singapura.

hmm.. KBRI membuka stand makanan khas Indonesia, atau memnga tiap hari disana menyediakan makanan khas Indonesia? weleh weleh..mantap pastinya ya
Comment by izoel — January 20, 2009 @ 7:53 pm
Mas Izoel, makanan di atas disuguhkan waktu ada acara pentas taun baru dari Mbak-mbak PLRT Indonesia.
Selain itu KBRI juga punya kantin di basement yang buka nurut jam kerja. Sajiannya, tentu saja, makanan Indonesia.
Comment by bintangmatahari — January 23, 2009 @ 8:58 am