Obat Anti Blanja
Berhubung saya tinggal di Singosari alias Kandange Singa, maka saya sebisa-bisanya menghindari menyentuh kawasan Orchard pada akhir pekan.
Mudah diduga, Orchard akan penuh sepenuh-penuhnya dengan manusia bilamana Jumat sore menghampiri, terus begitu kecenderungannya sampai Minggu malam. Tentu dengan perkecualian sepinya pagi hari sampai pukul 12-an di mana tampaknya sebagian manusia yang ada di Singosari baru melek.
Tapi ada saatnya saya tidak bisa menghindar dari keharusan bersinggungan dengan Orchard pada Jumat-Sabtu-Minggu malam. Apalagi kalau kawan-kawan dari seberang mengajak jumpa. Pablehbwat, berjuanglah kami menembus lautan manusia dari dan ke stasiun sepur. Naik taksi? Wuih, ongkosnya lebih baik untuk jajan!
Hubungan saya dengan Orchard antara cinta dan benci. Cinta karena saya tahu di mana saya akan beli bila membutuhkan sebuah barang tertentu yang sudah dipertimbangkan dalam-dalam.
Benci karena kalau menjelang akhir tahun seperti sekarang, jendela toko penuh dengan tulisan es-a-el-e. Obral. Sesekali saya akan turuti mata saya yang tampaknya jadi lebih sulit dikendalikan. Masuk toko, melihat-lihat, lalu keluar. Kepuasan tertingginya adalah waktu melihat dan menyentuh barang-barang aduhai cantik manis yang pas dengan selera, lalu meletakkannya kembali ke lemari pajangan, lalu keluar tanpa harus melalui kasir dan melenggang dengan tangan kosong. FIUH!
Untuuung saja, obat anti blanja saya masih bekerja dengan baik.

salam mba hany
Evy ceritanya dapat link mba dari listnya mba dessy di Belanda. Salam kenal yah. Btw, kalau di blogsome cara masukin read more nya di bagian mana yah mba, Evy udah lama bikin account di blogsome, tapi kok ngga ada yah kode read more kayak di wordpress biasa. Makasih sebelumnya ^_^
Comment by Evyta — December 25, 2008 @ 5:05 am
ohiya udah bisa mba, makasih ya
Comment by Evyta — December 25, 2008 @ 7:23 pm
han… picture-nya bagus, pake copyright??? boljug tuh kalo ada yang masih orisisil
Comment by papanya imel dan nabila — January 16, 2009 @ 5:03 pm