Temanmu Mana?
Pagi ini sebelum mandi saya sudah ditanggap sama beberapa kawan untuk nangkring di Y!M.
Sebelum pembicaraan berlanjut ke arah yang lebih hangat, saya minta maaf sama Eva kalau saya nyaris tidak pernah memulai bicara dengannya di Y!M. Eva bilang, tidak masalah. Beliau cool saja dengan pertemanan kami yang kelihatannya timbul tenggelam itu.
Kadang saya merasa sangat bersalah karena tidak memelihara hubungan kami dengan lebih sering menyapanya. Lha, saya ini memang suka ngeselin, terlalu mengandalkan sama no news means good news.
Di jendela lain di bagian bawah, kawan yang lain ndilalah kok ya, mengajak bicara tentang pertemanan. Bagaimana bisa memelihara hubungan dengan teman dalam jangka waktu lama. Sesuatu yang kebetulan juga Mela dan saya bicarakan kemarin.
Bagai layang-layang, berteman dalam pengalaman saya biasanya perlu tarikan dan uluran. Supaya bisa melayang dengan bebas dan terlihat indah. Kalau ditarik terus, tentu talinya tegang, lama-lama putus. Kalau diulur terus, indahnya bisa tidak tampak, dan jangan-jangan nanti tersangkut di pohon atau kawat listrik lalu tidak bisa ditarik kembali.
Kalau akhirnya ada sebab-sebab di luar tarikan dan uluran seperti mendadak ada tiupan angin ke arah lain yang membuat layang-layangnya putus, yah, tidak ada lagi yang bisa saya perbuat kecuali pasrah. Teman itu rejeki, kalau kita sudah usaha berteman tapi Allah menentukan lain, anggap saja bukan rejeki kita.
Terima kasih banyak untuk semua teman yang pernah berhubungan dengan saya. Pertemanan kita membuat hidup saya lengkap dan menyenangkan. Mohon maaf untuk segala kesalahan dan kekurangan saya. Miss you all!
–Foto dijepret oleh Wellington di sarapan bersama Ami- Judhi dan Wiwin-Toto di East Coast.

Han, ajak gue kalau lagi mau mambahas kembali masalah pertemanan. Menarik buat di simak dan di mengerti lebih lanjut.
Comment by Bunda Nadine — April 3, 2008 @ 3:14 pm
terima ksih juga telah menjadi teman sama jeng
Comment by mamahoney — April 4, 2008 @ 11:16 pm
kamu teman yang baik hati dan tidak sombong kok Han.. eh, kita temen kan? walaupun blom pernah basua.
Comment by meli — April 8, 2008 @ 6:53 pm
saya maksute
Comment by mamahoney — April 16, 2008 @ 10:27 am