matahari dan bintang

August 31, 2006

Update Inong

06.27 — Beberapa menit lalu saya ditelpon Mela. Semalam Mela dan putra-putrinya, Adam, dan Fira, menginap di kediaman Inong/ Haris. Haris ditelpon pihak NUH. Kondisi Inong memburuk. Haris diminta datang ke rumah sakit.

07.05 — E-mail saya untuk ISM:
—–Original Message—–
From: Suryatmaning Hany
Sent: Friday, September 01, 2006 7:03 AM
To: IndoSing-Mums@yahoogroups.com
Subject: Inong Meninggalkan Kita

07.01 — Saya barusan ditelpon Adhi. Haris mengabarkan Inong sudah meninggal dunia.

Wassalaam,
Hany

07.19 — Teman-teman di Singapura sedang mempersiapkan pengurusan jenazah. Pihak Garuda sudah dihubungi untuk mengurus kargonya. Saat ini Haris di rumah sakit mengurus paperwork di rumah sakit.

07.47 — Kemungkinan besar jenazah tidak dibawa ke rumah dulu. Mungkin sholat jenazah dilakukan di NUH.

08.11 — Haris masih sibuk mengurus administrasi. Pihak perusahaan pengurus jenazah [dibantu Ellen dan Duddy] sudah dihubungi. Belum ada kepastian jenazah akan disemayamkan untuk disholatkan di mana. Mohon kawan-kawan yang di Jakarta menuliskan alamat lengkap keluarga Inong di Buaran di kolom tanggapan di bawah. Terima kasih.

08.21 — Alamat keluarga Inong di Jakarta: Taman Buaran Indah I Blok O-333 Jakarta 13470.

08.25 — Jenazah akan dimandikan dan disholatkan di daerah Kallang. Menunggu keterangan lebih rinci tentang tempat tersebut.

08.32 — Kabar dari Haris, jenazah Inong sedang dibersihkan di rumah sakit. Sekitar 1 jam lagi akan dibawa ke Kallang. Kemungkinan lamanya pengurusan jenazah adalah 4 jam.

08.43 — Pengurus jenazah Inong:
Blk 89 Geylang Bahru Kallang Industrial Estate

08.47 — Kabar dari Gita: Feby Sallyanto mengabarkan bahwa tiket Garuda untuk seluruh keluarga Inong sudah siap. Feby sedang berkoordinasi dengan pihak pengurus jenazah untuk pengurusan surat-surat di KBRI.

Mohon bantuan kawan-kawan di Jakarta yang mempunyai hubungan baik dengan pihak imigrasi terkait, supaya pengurusan jenazah Inong di bandara berjalan dengan lancar. Terima kasih.

09.18 — Kabar dari Gita: kemungkinan pulang ke Jakarta sekitar pukul 15.15 waktu Singapura dengan pesawat Garuda G829. Kawan-kawan harap membawa sendiri perlengkapan sholat jenazah, kemungkinan bisa sholat jenazah di Kallang [89 Geylang Bahru].

10.10 — Sebentar lagi saya akan ke kediaman keluarga Inong di Regent Heights Bukit Batok. Setelah itu ke Kallang [89 Geylang Bahru Industrial Estate]. Keluarga Inong sedang bersiap-siap akan ke Kallang. Teman-teman yang mempunyai kendaraan pribadi sedang bergerak ke sana untuk membantu persiapan keluarga Inong.

Mohon bantuan teman-teman di Jakarta untuk mengurus persiapan penerimaan jenazah Inong di bandara.

10.20 — Saya kemungkinan besar tidak bisa lagi menulis berita terbaru mengenai Inong sampai nanti sore. Mohon kesediaan teman, kawan, sahabat, kerabat untuk menuliskan berita terbaru di kolom tanggapan di bawah. Terima kasih banyak atas bantuannya.

16.30 — Saya baru saja sampai di rumah dari bandara Changi. Urutan kejadian sejak saya meninggalkan rumah tadi pagi:

Kami berkumpul di tempat pengurusan jenazah muslim Family Care, 89 Geylang Bahru. Jenazah Inong sudah ada di sana dan sedang dibalsem.

Sekitar 12.30 — Lili dari Jakarta, Mela, dan saya ikut memandikan jenazah, dibimbing ibu Hasnah yang sudah 45 tahun berpengalaman memandikan jenazah. Mela dan saya membantu ibu Hasnah sampai selesai mengkafani. Setelah itu langsung disholatkan.

Sekitar 13.45 — Berangkat ke bandara Changi.

Sekitar 14.30 — Melepas Haris, ayahanda Haris, Umi ibunda Inong, Syida, dan Zidan di gerbang imigrasi. Mereka bersama jenazah Inong berangkat dalam pesawat yang sama, GA 829 15.00. Airway bill number peti jenazah Anna Siti Herdiyanti: 126 0720 3851.

154 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://bintangmatahari.blogsome.com/2006/08/31/update-inong/trackback/

  1. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un…….Insya Allah dia orang baik, walau beliau gak tau aku, tapi aku tiap hari baca blognya. Kapan dimakamin n dimana mb?

    Comment by nita — August 31, 2006 @ 11:27 pm

  2. Di jakarta yah mba. TPU mana?

    Comment by nita — August 31, 2006 @ 11:29 pm

  3. Innalilahi wainnailaihi rojiun… semoga Allah diterima iman dan islamnya, diampuni segala dosanya, dilapangkan kuburnya dan diberikan ketabahan sedalam2nya utk keluarga yg ditinggalkan… Subhanallah Inong…. gak percayaaaaaa….

    Comment by mamahoney — August 31, 2006 @ 11:37 pm

  4. INNALILLAHI WA INA ILAIHI RAAJI’UN….
    MET JALAN NONG….ALLAH MAHA TAHU YANG TERBAIK BUATMU
    MUDAH-MUDAHAN KITA SEMUA TABAH MENGHADAPINYA..TERUTAMA BUAT KELUARGANYA

    Comment by ina — August 31, 2006 @ 11:40 pm

  5. Inna lillahi wa inna ilaihi roji’uun… Turut berduka cita…

    Comment by IndraPr — August 31, 2006 @ 11:43 pm

  6. selamat jalan teteh….mudah2n Allah menempatkan teteh ditempat yang terbaik…doa zidan dan syifa insya Allah terus terkirim buat teteh…

    Comment by moeng — August 31, 2006 @ 11:48 pm

  7. ina lillahi wainna ilaihi roji’uun. turut berduka cita mbak, semoga keluarga yang ditinggalkan tabah menerima cobaan ini…

    Comment by yuli — August 31, 2006 @ 11:58 pm

  8. Innalillahi wa’inna ilaihi raji’un …..aku belum sempet ketemu langsung sm Mbak Inong ..terakhir aku chat hari senin kemarin …. blio lagi sibuk nyiapin ulang tahunnya syifa …sampai aku dengar kabar rabu sore ….
    selamat jalan yah Teh …..

    Comment by yanna — August 31, 2006 @ 11:58 pm

  9. innalillahi wa innaillaihi rajiun…semoga mendapat tempat yang terbaik di sisi Allah yah teh…amiin….

    Comment by nia — September 1, 2006 @ 12:00 am

  10. innalillahi wa inna ilaihi rojiuun… ikut berduka cita

    Comment by mak nya rifa — September 1, 2006 @ 12:00 am

  11. Innalillahi wa inna illaihi rojiun, makasih atas kabarnya mbak

    Comment by rina rinso — September 1, 2006 @ 12:04 am

  12. Ya Alloh, telah Engkau panggil bunda Zidan dan Syifa, semoga adik-adikku kuat ya Alloh,semoga adik syifa gak cerewet minta dipanggilin bundanya,semoga zidan jadi abang yang soleh selalu tabah dan sabar.semoga mereka menjadi anak-anak sholeh sholeha yang mendoakan bundanya..amin

    Comment by amalia-aishah — September 1, 2006 @ 12:06 am

  13. innalillaah wa inna ilaihi roojiuun…teh inong…rasanya masih belum percaya…

    Comment by febi — September 1, 2006 @ 12:09 am

  14. Innalillahi wa inna illaihi rojiun…turut berduka yang sedalam2nya.
    Semoga beliau mendapat tempat yang layak disisiNya
    Semoga keluarga yang ditinggalkan tabah menghadapinya, amin…

    Comment by hani — September 1, 2006 @ 12:11 am

  15. Innalillahi wa inna ilaihi rojiun..

    Turut berduka cita untuk seluruh keluarga yand ditinggalkan.. Kita disini juga merasa kehilangan.. Mbak terima kasih udah kasih update terus ya… Mohon informasi, dikuburkan dimana? Jam berapa smp di Jakarta?

    Comment by Hanny Sitio — September 1, 2006 @ 12:17 am

  16. innalillahi wa inna illaihi rojiun. saya ndak pernah kontak langsung ke Inong (juga sama hany). Tapi rasanya kenal sekali sama bunda syifa dan zidan (juga hany) karena Ina suka cerita ttg teman2nya di singspore. Ikut berduka dengan perginya inong semoga amal ibadahnya diterima allah swt dan kel. yang ditinggaliberi ketabahan. amin..

    Comment by Anni — September 1, 2006 @ 12:25 am

  17. Insha Allah alamatnya: TAMAN BUARAN INDAH I- O 336
    Jakarta Timur- 13470

    saya dapat info ini di www.dapurbunda.com

    Comment by Bunda Shafiya — September 1, 2006 @ 12:27 am

  18. Turut berduka cita.. we miss you so much, you’re such a great woman, a great mother!

    Comment by Shendy — September 1, 2006 @ 12:27 am

  19. Innalillahi wa innalillahi ro’jiun
    Semoga Inong mendapatkan tempat yang layak di sisiNYA. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan. Selamat jalan Inong … doa kami menyertaimu.

    Comment by Tanti — September 1, 2006 @ 12:28 am

  20. Innalillahi wa innalillahi ro’jiun …
    Semoga Bunda Inong mendapatkan tempat yg layak di sisiNya…Kami akan selalu merindukanmua :( (

    Mbak Hani,terus kabari kami ya …
    Terima kasih

    Comment by Nita Fernando — September 1, 2006 @ 12:33 am

  21. saya turut berduka cita..saya kenal ibu inong dari resep2nya..semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan..

    Comment by Fabiola Yanti — September 1, 2006 @ 12:38 am

  22. selamat jalan inong, cinta ALLAH memang lebih besar daripada cinta kami kepadamu. Semoga engkau tenang dan damai disisi-Nya, buat keluarga sahabat dan teman2 semoga diberi kekuatan dan mengikhlaskan kepergian teman kita tercinta.

    Comment by ati — September 1, 2006 @ 12:49 am

  23. Innalillahi wainnailaihi raji’uun…
    Turut berduka cita, walaupun tidak terlalu kenal dengan bunda, tapi selama ini yas merasa dekat melalui blognya. Semoga segala amal ibadahnya diterima Allah. Kami kehilangan bunda, kita kehilangan salah satu perempuan yang mengagumkan. Untuk keluarga mba’ Inong…semoga ketabahan dan keikhlasan selalu menyertai. Amiin

    Comment by tyas — September 1, 2006 @ 12:51 am

  24. Turut berduka cita… semoga keluarganya tetep kuat dan tabah menghadapi badai ini. Tuhan berkati.

    Comment by Helen — September 1, 2006 @ 12:56 am

  25. Innalilahi wa innalilahi rojiun,dapat sms lagi dari gita pagi ini.we’re gonna miss u bunda,jujur,saya banyak belajar how to raise our babies dari bunda.ma ksh mbak hany utk updatingnya,may Allah rewards you.

    Comment by Kiky — September 1, 2006 @ 1:04 am

  26. :( turut berduka cita … semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan .. Tuhan berkati.

    Comment by nin — September 1, 2006 @ 1:09 am

  27. inna lillaahi wa inna ilaihi raajiuun.. semoga diampuni khilafnya dan diterima amal ibadahnya.

    Haris, Zidan, Syifa, semoga selalu tabah…

    Comment by yanti — September 1, 2006 @ 1:11 am

  28. Tadi pagi saya ke NUH dan menyampaikan turut berdukacita pada Haris. Berikut pesan dari beliau:

    Jenazah sedang dipersiapkan untuk dari NUH.
    Jenazah akan dimandikan dan disiapkan untuk dibawa ke Jakarta di daerah Kallang. Mungkin disemayamkan di sana… (informasi tempatnya ada di http://bintangmatahari.blogsome.com/ )
    Keluarga dan jenazah akan ke Changi sekitar setelah makan siang, lalu terbang ke Jakarta sekitar pukul 2-3 sore. Rencana akan tiba di Jakarta sekitar pukul 5 sore.
    Pemakaman direncanakan untuk dilakukan esok hari. Tempat pemakaman saya tidak diinformasikan persisnya di mana, tetapi di daerah Pondok Kelapa.

    Haris juga minta tolong agar Inong dimaafkan segala kesalahannya, dan hutang sekecil apapun untuk diberitahukan kepada Haris untuk dilunasi. Beliau juga bilang kalaupun hutangnya direlakan, agar dia diberitahu.

    Haris cerita bahwa pk. 5.30 ia diminta datang ke NUH karena keadaannya memburuk. Jantung mulai melemah, dan setrum listrik untuk membantu memacu jantung sudah tidak berguna. Saat ia tiba di rumah sakit, detak jantung sudah 25, dan sekitar 15 menit kemudian sudah tidak ada lagi detak jantung (barangkali Inong memang menunggu Haris untuk tiba di RS sebelum betul-betul pergi).

    Haris juga cerita bahwa waktu Ummi tiba di Singapore, tiba-tiba Inong berkata bahwa ia kepengen banget ke Jakarta. Padahal semua anggota keluarga saat itu sedang berada di Singapura. Ternyata itu salah satu tanda-tandanya.

    Salam sedih,
    http://www.indrani.net

    Comment by rani — September 1, 2006 @ 1:13 am

  29. Innalillahi wa inna ilaihi roojiun…..turut berduka cita mendalam untuk pak Haris sekeluarga. Semoga diberi ketabahan. Mbak Inong…selamat jalan mbak. Semoga Allah memberikan tempat yang layak di sisi-Nya untuk mbak….diampuni segala dosa mbak..dan diterima segala amal ibadah mbak Inong. *Masih tak percaya dengar kabar ini :( (

    Comment by hanum — September 1, 2006 @ 1:15 am

  30. mbak, disholatkan dimana jadinya? sms aku ya

    Comment by kiki — September 1, 2006 @ 1:16 am

  31. inna lillahi wa inna ilaihi rojiun, semoga amal ibadahnya diterima Allah swt dan yang ditinggal mendapat kesabaran, Amin

    Comment by topan — September 1, 2006 @ 1:17 am

  32. Innalillahi Wa Innalillahi Roji’un…..Semoga Bunda Inong mendapat tempat yang paling mulia disisiNYA, dimudahkan jalannya, dan Semoga Mas Haris, Zidan-Syifa, dan keluarga yang ditinggalkan Tabah dan Tawakkal.
    Mohon informasi lebih lanjut mengenai waktu dan tempat pemakaman. Terima Kasih.
    Wassalam

    Comment by SantiMamaRakhel — September 1, 2006 @ 1:19 am

  33. selamat jalan teh Inong, smoga amal ibadahmu di terima Allah SWT, Amien. Untuk Mas Harris, Zidan, Shifa dan keluarga besar smoga di beri kekuatan dan ketabahan mengahadapi cobaan ini.

    Comment by ella — September 1, 2006 @ 1:24 am

  34. Inna lillahi wa inna ilaihi roji’uun
    Wulan Turut berduka cita… Semoga Amal ibadahnya diterima disisi Allah SWT. Amin

    Comment by Lanthz — September 1, 2006 @ 1:27 am

  35. Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un…seomoga amal ibadahnya mbak inong diterima oleh Tuhan YME Amin. dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan, kesabaran dan ketabahan menerima semua ini dan mengembalikan lagi pada yang di atas.

    Comment by rita — September 1, 2006 @ 1:38 am

  36. Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun…

    Selamat jalan mbak Inong, I’ll miss you deeply…
    Semoga arwah mbak diterima disisi-Nya
    Semoga keluarga mbak diberi kekuatan dan ketabahan menghadapi cobaan ini
    Semoga anak-mbak dipelihara oleh-Nya

    Mbak Hany, terima kasih untuk apdetan mengenai mbak Inong.

    Comment by erfi — September 1, 2006 @ 1:38 am

  37. Inna lillahi wa inna ilaihi raji’uun, Smoga Amal dan Ibadah teh Inong diterima di sisi-Nya dan keluar yang ditinggalkan diberi ketabahan. Allah Maha Mengetahui yang terbaik untuk hamba-Nya. Saya masih kaget atas semuanya…tapi saya yakin, tidak ada lagi yang meresahkan bunda Inong di “sana”. Wass

    Comment by Sari — September 1, 2006 @ 1:41 am

  38. selamat jalan Inong, beristirahatlah dengan tenang kawanku…air mataku menetes, aku tidak sempat mengenalmu tapi kurasa kau melekat dihatiku. Tiap hari aku menunggu tulisanmu tapi sekarang tulisan itu tidak akan pernah hadir lagi. Allah punya rencana yang tebaik dibalik semua cobaan, semoga keluarga diberi ketabahan menerima cobaan ini. Makasih Han atas updatenya.

    Comment by oka — September 1, 2006 @ 1:45 am

  39. kenal teh inong beberapa waktu sebelum pindah ke singapura, tapi banyak yang bisa dikenang…
    rupanya 4JJ I sangat sayang Teh Inong, dilepaskanNya semua penderitaan dan memanggilnya kembali ke sisiNya
    Mbak Hany, salam kenal, terima kasih update-annya….

    Comment by ei — September 1, 2006 @ 1:46 am

  40. Kehidupan selalu menyisakan sisi yang membuat kita terhenyak, tapi itulah kesadaran terdalam tentang makna hidup, Rahasia yang hanya bisa terkuak ketika kita mengalaminya..Semoga mbak Inong tengah menguak kebahagiaannya yang hakiki sebagai ganjaran dari amal sholehnya di dunia, dan bagi keluarga yg ditinggalkan ketabahan setegar karang adalah benteng dari badai kehidupan..Ya ALAH ampuni beliau,rahmati beliau…. ampuni & rahmati kita semua……

    Comment by Ari — September 1, 2006 @ 1:49 am

  41. Pertama kali saya baca blog nya teh inong pagi sebelum teh Inong pingsan dan dibawa ke RS pada siangnya, saya kaget begitu cepat, belum sempat kenal, tapi itu lah hidup. Semoga Alloh melapangkan kubur dan menerima semua amal baik teh Inong, saya ngak tahan lihat foto putra-putrinya, semoga saja kalian menjadi anak yang sholeh dan sholehah. Amin

    Comment by cupi — September 1, 2006 @ 1:54 am

  42. Innalillaahi wa inna ilaihi roojiun. Turut berduka cita atas berpulangnya bu Inong. Semoga almarhumah tenang disisi Allah SWT. Semoga yang ditinggalkan dapat tabah selalu dan mengikhlaskannya ..

    Comment by Irma Citarayani — September 1, 2006 @ 1:56 am

  43. Innalillahi wa inna ilaihi rojiun..

    Comment by lenny — September 1, 2006 @ 2:00 am

  44. Innalillahi wa inna illaihi raji’uun… selamat jalan teteh… semoga diberikan tempat yang terindah disisiNYa… dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan:(

    Thx Budhe Hani buat infonya…

    Comment by emaknya Kei — September 1, 2006 @ 2:06 am

  45. Innalillahi wa Inna Illaihi Roji’un… Selamat jalan Inong. Semoga mendapatkan tempat terbaik disisi-Nya, semoga segala amal ibadahnya diterima Allah swt & diampuni semua kesalahannya. Buat Hanny, thanks atas update-nya.. Sedih banget aku denger kabar ini pagi tadi… Sampaikan duka citaku ke keluarga besarnya. Semoga diberi ketabahan terutama buat Haris utk membesarkan Zidan & Syifa…. :-(

    Comment by QQ — September 1, 2006 @ 2:07 am

  46. Innalillahi wa innailaihi rojiuun
    Slamat jalan Teh Inong…
    Belum sempat salamku kau balas, belum sempat imelku kukirim
    Ternyata Allah lbh mengasihimu…

    Comment by Miming — September 1, 2006 @ 2:09 am

  47. gak mungkiiiiiiiiiinnnnnnnnnnnnnnnnnn! :( ( Mba Inoooooooooongggggggggg…

    Comment by hotma — September 1, 2006 @ 2:21 am

  48. Innalillahi wa’inna ilaihi roji’un. Smoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Amin.

    Comment by Meli — September 1, 2006 @ 2:23 am

  49. Innalilahi wainnailaihi roji’un….selamat jalan mbak inong..semoga mendapat syafaat Rasulullah, kami sekeluarga berdo’a untuk mbak dan keluarga. Zidan & Syifa smoga jadi anak soleh dan solihah.

    Comment by dian luthfi — September 1, 2006 @ 2:26 am

  50. Innalillahi wa’inna ilaihi roji’un. Kami doakan semoga Haris & keluarga diberikan kekuatan oleh Allah SWT supaya tabah menghadapi cobaan ini. Amien.

    Comment by Hafiz aka Bonkie ACN & Kel. — September 1, 2006 @ 2:27 am

  51. innalillahi wa inna illaihi roji’uun..

    Comment by zam — September 1, 2006 @ 2:28 am

  52. Innalillahi wa innailaihi rojiuun
    Mas Haris, turut berduka cita. Semoga Allah menrima amal ibadahnya.

    Comment by Joko Sulistiawan — September 1, 2006 @ 2:28 am

  53. ina lillahi wainna ilaihi roji’uun. turut berduka cita mbak, semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan hati…

    Comment by say — September 1, 2006 @ 2:30 am

  54. Innalillahi wainna illaihi raji’un..selamat jalan sahabatku…Allah SWT begitu sayang padamu..insya Allah semua yang terbaik dari Allah SWT menjadi milikmu..amien..beraaaaat sekali buat percaya ini..tapi aku yakin Allah SWT punya rencana yg lebih indah buatmu disana…dalam persahabatan kita yang tak nyata..banyak sekali pelajaran yg gw dapet dari elo nong…makasih banget “hugs” nong…gw bangga pernah kenal elo..walopun cuma lewat Y!M..buat Mas Harris dan seluruh keluarga semoga diberikan ketabahan..amien ya rabbal allamin.

    Comment by Eny — September 1, 2006 @ 2:35 am

  55. Innalillahi wa’inna ilaihi rojiun, Mbak Inong, saya sangat sayang sama mbak, meskipun nggak kenal dekat, tapi tiada hari saya lewati dikantor tanpa membuka blog mbak Inong. Jujur mbak Inong adalah sumber inspirasi saya, dan saya yakin mbak Inong juga sumber inspirasi banyak orang. Semoga mbak mendapatkan tempat yang mulia, dihapuskan dosa2nya. Zidan dan Syifa, semoga menjadi anak yang soleh dan solehah nak, Bunda kalian orang yang hebat. Tabah ya nak. Doa kami menyertai kalian semua

    Comment by leni — September 1, 2006 @ 2:35 am

  56. innalillahi…
    semoga keluarga yang ditinggalkan dikuatkan…

    Comment by roro — September 1, 2006 @ 2:35 am

  57. bunda zidan syifa,…even belum sempet ketemu in person, senang rasanya pernah kenal, sering nyontek resep di dapurnya, seribng baca postingannya…Rencana Allah pasti lebih indah yah mbak hanny,..mudah2an mas haris, ama zadan syifa tabah semua yah..

    Comment by dini — September 1, 2006 @ 2:38 am

  58. Innalillahi wainna ilaihiroji’uun..

    Turut berduka cita buat seluruh kluarga besar Pak Haris.
    Inong sungguh2 sangat menginspirasi kami sebagai ibu2 pekerja, sebagai istri, sebagai ibu, istri dan anak yang baik pada orang tua..

    Doa dan sayang yang begitu banyak dari kami, IAllah melapangkan jalan Inong untuk bertemu Allah SWT.

    Rindu dan cinta kami untuk-mu Bunda Inong..

    Comment by BunSal — September 1, 2006 @ 2:38 am

  59. thanks buat updatenya Mba…salam buat keluarga besar disana, semoga pemakaman dan segala sesuatunya berjalan lancar, kami berdoa dari jakarta…GBU!

    Comment by tiesmin — September 1, 2006 @ 2:38 am

  60. Han, saya coba bantu update yaa..
    10.40 singapore time, Keluarga inong, Ummi-Zidan-Syifa, dan beberapa teman2, cindy,mela,wiwid sedang menuju ke Kallang.

    Comment by gita — September 1, 2006 @ 2:47 am

  61. Innalillahi wa inna ilaihi roji’uun…semoga amal ibadahnya diterima disisi Tuhan YME, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Amin

    Comment by jesie — September 1, 2006 @ 2:48 am

  62. inong, selamat jalan kawan. semoga engkau damai di sisi Allah yg maha penyayang. doaku teriring selalu buatmu. semoga zidan syifa dan haris diberi kekuatan dlm menjalani cobaan ini, yg tabah ya … aduh inong, gue masih speechless nih.

    Comment by mamah igenk — September 1, 2006 @ 2:53 am

  63. Teteh,selamat jalan..semoga teteh diampuni segala kesalahannya, dan diterima di hadirat Tuhan yang Maha Esa..

    Teh, saya sering sekali denger nama Teteh di forum, tapi baru kali ini saya tahu url blognya.Selamat jalan ya,Teh..

    Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan untuk menerima hal ini..aminn..

    Comment by farahPutri — September 1, 2006 @ 2:55 am

  64. Jenazah sudah meninggalkan NUH sekitar jam 10:15am SGT. Sekarang sedang dalam perjalanan, dan akan tiba disana segera.

    Comment by IndraPr — September 1, 2006 @ 2:57 am

  65. Innalilahi wa inna ilaihi rajiun.. Teh Inong selamat Jalan Semoga semua amal dan ibadah diterima Allah SWT dan semoga Keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.

    Walaupun belum pernah bertemu tapi terasa dekat dengan Teh Inong berkat blognya yang sangat inspiratif… Selamat Jalan Teh..

    Comment by Ami — September 1, 2006 @ 2:59 am

  66. saya turut berduka cita. semoga arwahnya diterima di sisiNya dan keluarga yg ditinggalkan diberi kekuatan, terutama utk anak2nya; Zidan & Syifa.

    Comment by devi — September 1, 2006 @ 3:01 am

  67. Innalillahi wa innaillaihi roji’uun, semoga amal ibadah Inong diterima di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa-dosanya dan dilapangkan jalannya, Amin. Semoga suami, anak2 dan keluarganya diberi kekuatan, kesabaran dan keikhlasan, Amin.

    Comment by Dyah — September 1, 2006 @ 3:02 am

  68. Mbak, terima kasih untuk postingannya tentang Teh Inong. Walau aku baru kenal blognya justru hari ini, tapi aku turut sedih dengan kepergiannya.

    Al fatihahku untuk Teh Inong.

    Comment by nadnuts aka WideImagination — September 1, 2006 @ 3:03 am

  69. Innalilahi wa inna ilahi rojiun.. Ya Allah…

    Zidan Syifa bagaimana mba keadaannya/ biar belum pernah ketemu, tapi aku tak kuasa menitikkan airmata.. teteh… kenapa pergi?

    Comment by Wina — September 1, 2006 @ 3:10 am

  70. Selamat jalan bunda…
    semoga engkau lebih berbahagia di sisi-Nya….

    *hiks*

    Comment by Neta — September 1, 2006 @ 3:18 am

  71. Innalillahi wa inna ilaihi rajiun.. Semoga semua amal dan ibadah diterima Allah SWT dan semoga Keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan. Amien

    Comment by Oudi — September 1, 2006 @ 3:23 am

  72. Innalillahi wa inna illaihi rajiuun……..
    Ya Tuhanku.. saya cuma tau Bunda Inong dari blog2nya dan dari milis dapurbundanya. Belum pernah ketemu, hanya sempat berbalas pesan beberapa kali. Tapi serasa sudah dekat sekali. Saya baru dengar kabarnya hari ini di tempat kerja. Tepatnya membaca kabarnya hari ini dari milis. Lama ngga mengecek email tiba-tiba kok??? Masa sih?? Masa sih?? Masih ngga percaya!!!
    Sampai dingin badan ini membaca kabar ini. Bunda Inong selamat jalan yah….. Doa kami semua mengiringimu. We’ll miss you… Tapi kami ikhlas… Semoga keluarga besar diberi ketabahan. Semoga Zidan dan Syifa diberi kekuatan dan keikhlasan. Turut berduka cita yang dalam. Duhhhh… Zidan dan Syifa gimana ya…… Tabah ya nak.

    Comment by Viki — September 1, 2006 @ 3:26 am

  73. Turut berduka cita , lets pray for the family to be strengthen
    anything that we can help dalam financially?
    apakah ada contact langsung nya?

    Comment by mevie dan keluarga — September 1, 2006 @ 3:30 am

  74. Innalilahi wa inna ilaihi rojiun…….Ya Allah dengarkan doa kami
    Selamat jalan Inong, Insya Allah kebaikan yg kau tebarkan ke seluruh dunia dg mengajar masak-memasak diterima oleh Allah SWT. Buat Mas Harris, tabah ya Mas saya percaya org sebaik Inong pastilah pendampingnya adl org hebat yg dikirim olehNya. Buat Zidan dan Syifa, Bundamu adalah org hebat yg tdk pelit ilmu dan dg caranya tersendiri sudah banyak membantu para Ibu2 di seluruh dunia untuk bisa percaya diri membuatkan menu masakan kesukaan keluarga, bahkan lebih dari itu. Jadilah anak yg Saleh & Solikhah, pinter dan kelak membanggakan Ayah Bundamu. Salam sayang………

    Comment by Ibunya Tiara & Rayhan — September 1, 2006 @ 3:33 am

  75. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un…… Semoga amal ibadah teh Inong diterima Allah swt dan keluarga yang ditinggalkannya diberikan kekuatan lahir dan batin. Amin

    Comment by putri — September 1, 2006 @ 3:35 am

  76. Ada yang bisa update gimana kabar Zidan-Syifa gak yah?
    Mohon diupdate juga dengan waktu dan tempat pemakaman di Jakarta?
    Terima Kasih

    Comment by SantiMamaRakhel — September 1, 2006 @ 3:38 am

  77. Selamat Jalan Bunda.. Semoga indah perjalanan mu pulang ke kampung Tuhan..

    Comment by Rara — September 1, 2006 @ 3:38 am

  78. inong, selamat jalan
    ‘nong, semoga inong
    diterima di sisi Allah
    SWT, bagi yg ditinggalkan,
    semoga sabar dan
    bertawakkal, sesungguhnya
    Tuhan Maha Mengetahui dan
    Maha Penyayang ….

    Comment by riri — September 1, 2006 @ 3:49 am

  79. Sedikit update waktu jenazah diberangkatkan dari rumah sakit (NUH) ke Kallang. Saya tidak bisa ikut mengantar jenazah ke Kallang karena harus kembali ke kantor.

    Comment by IndraPr — September 1, 2006 @ 3:59 am

  80. Innalillahi wa inna ilaihi roji’un…
    meninggal hari jumat, insyaAllah mulia di sisiNya
    semoga yg ditinggalkan tabah & ikhlas…

    Comment by it — September 1, 2006 @ 4:17 am

  81. Innalillahi wa inna ilaihi roji’un…
    Aku baru baca hari ini, mungkin mbak Inong gak tau aku, tapi aku sering baca blognya, merinding deh denger kabar duka ini, berasa udah dekeeeet banget sama mbak Inong.
    Semoga yg ditinggal tetep tabah, percaya deh Allah itu mengambil terlebih dulu orang yg terpilih, tidak jauh beda seperti waktu memilih makanan, yg enak, yg bagus pasti diambil duluan.

    Comment by ari_true — September 1, 2006 @ 4:27 am

  82. innalillahi wa innailaihi rooji’uun…. selamat jln mbak inong…. terasa sesak sekali di dada…. walaupun saya baru mengenal mbak inong 2 hari ini (dan itu pun kisah terakhir mbak inong)…. semoga jalan yang mbak tempuh nanti mendapat kemudahan dari Allah SWT. Semoga keluarga yang ditinggalkan mendapat ketabahan dan kesabaran yang maha luas dari Allah SWT. Amin.

    Comment by ria — September 1, 2006 @ 4:56 am

  83. Bacain blog puisinya Inong…
    baru disadari isyarat yang dia berikan sudah ada
    melalui bait-bait puisi yang dia tulis

    Comment by ina — September 1, 2006 @ 5:09 am

  84. innalilahi wa inailaihi ro jiun..selamat jalan teh inong, semoga Mendapat kan tempat yang terbaik disisi-Nya Amin…terima kasih kabar nya mba hani,

    Comment by liza — September 1, 2006 @ 5:27 am

  85. innalillahi wa inna illaihi rajiuun…
    Selamat jalan mbak Inong…beristirahatlah dengan tenang di sisi-Nya.
    Semoga keluarga Mbak Inong diberi kesabaran dan ketabahan…
    Aku sangat kehilanganmu mbak…..

    Comment by zubia, yusuf and mom — September 1, 2006 @ 5:35 am

  86. Innalillahi wa inna ilaihi ‘rajiun…..
    Turut berduka cita mendalam untuk Haris sekeluarga.
    Semoga diberi ketabahan.
    Selamat jalan Inong Selamat Jalan muslimah tangguh !
    Semoga Allah memberikan tempat yang layak di sisi-Nya
    Diampuni segala dosa dan diterima segala amalan ibadah

    Comment by Ajeng — September 1, 2006 @ 5:46 am

  87. Yang terturlis “Sobat Kentalku” ini kini telah tiada, Semoga Allah memberikan tempat yang layak baginya. Selamat Jalan Mbak………

    Comment by revolta — September 1, 2006 @ 6:00 am

  88. sedikit update : dari informasi adik Inong, Neng Indah, jenasah Inong akan tiba di bandara Soekarno Hatta, sekitar pukul 16 - 17, langsung dibawa kerumah duka Taman Buaran Indah I, O-336, Jakarta Timur 13470. Papanya Inong, ingin agar jenasah Inong segera dimakamkan hari ini juga (malam nanti). Informasi, Komplek TBI berada di daerah Duren Sawit, dekat bioskop Buaran.

    Comment by Indahjuli — September 1, 2006 @ 6:05 am

  89. innalillahi wa innalillahi rojiun. saya turut berduka cita yang sedalam dalamnya atas meninggalnya mbak inong. semoga pak haris, zidan dan syifa serta keluarga besar diberi ketabahan dan keikhlasan atas datangnya cobaan ini..

    Comment by lily — September 1, 2006 @ 6:11 am

  90. innalillahi wa innailaihi rojiun
    semoga Inong mendapatkan tempat terbaik di syurga, dan keluarga yg ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran, amin

    Comment by sefa — September 1, 2006 @ 6:12 am

  91. Inna lillahi wa inna ilaihi roji’uun… Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya…

    Comment by Wati — September 1, 2006 @ 6:40 am

  92. Mbak Hani…semoga Teh Inong dilapangkan jalannya yah mbak…insha Allah teh Inong tau betapa banyak yang bersedih dengan kepergiannya..dan sayang sama teh Inong..salah satunya Mbak Hani…yang terus menerus mengabarkan apdet teh Inong, sehingga teman2 di belahan dunia manapun, bisa terus memantau perkembangan sampai berita terakhir yang walau pahit tapi itulah kehendak Allah kehendak pemilik sebenarnya teh Inong…Terima kasih yah mbak…Jazakaulah..

    Comment by op — September 1, 2006 @ 6:49 am

  93. Turut berduka cita. Puisi-puisinya bagus, blognya juga…semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT. Ditelusuri lewat milist, ternyata ke blognya Mbak Hany. Pa kabar, mbak?

    Comment by Lif — September 1, 2006 @ 6:53 am

  94. Aku pergi…

    Layarku sudah terkembang, Sayang…
    Waktuku sudah datang

    Jangan…
    Jangan ada duka pun airmata
    Mari kuseka semuanya

    Sahabat,
    Aku titip semua rinduku
    pada gumpalan awan2 putih
    yang bergelayut di langitmu

    Semoga kepak camar tak lelah sampaikan
    sejuta kabarku untukmu
    nanti..

    Jakarta,27/7/05

    taken from : http://zidansyifa.blogspot.com/2005/07/aku-pergi.html

    Puisi ini dibuat Inong ketika akan pindah dari Indonesia ke Singapura mengikuti Haris suaminya. Ada kepedihan yang dalam ketika saya menemukan puisi ini. Biarpun momentnya berbeda tapi sepertinya menggambarkan kepergian Inong ke tempat yang lebih abadi.

    Saya termenung, ingat Zidan dan Syifa. Ingat senyum Zidan di salah satu foto saya, ingat tatapannya yang bersahabat. Sedang Syifa duduk manis disampingnya. Ah Inong, mereka mutiara yang kau tinggalkan.

    Selamat jalan Inong.

    Comment by ambar — September 1, 2006 @ 7:18 am

  95. Hai Hany..mataku basah terus 2 hari ini. Terima kasih untuk update dari Hany sehingga kami bisa ngikutin berita ini terus.
    Kalian, teman-teman yg menulis, adalah orang2 yg menemani saya setiap hari di perantauan ini. Betapa besar arti kalian bagi saya di hari2 senang maupun susah. Membaca tentang bagaimana kalian saling menjaga, membuat saya sangat bersyukur bahwa Allah masih menganugerahi kita persahabatan yg tulus. Itu juga membuat saya selalu berdoa semoga Allah pun memberi kami sahabat-sahabat sehangat kalian.
    Selamat jalan mbak Inong, semoga doa kita semua turut melapangkan jalannya..
    Dan untuk teman2 maya yg lain, saya nggak bisa mengatakan lebih daripada terima kasih….yang tidak terhingga…..untuk tulisan teman2. Hanya Allah SWT yg bisa membalas amal ibadah teman2. Keep writing…I will keep reading them..

    Comment by ira — September 1, 2006 @ 7:23 am

  96. Innalillahi Wa’innailahirojiun
    Selamat jalan Inong smoga Tuhan memberi tempat yg paling baik disisiNYA.
    Semoga Suami, Zidan dan syifa Tabah dan tegar menghadapi kepergian istri, ibu dr anak2.
    #########Love########

    Comment by Ani hariani — September 1, 2006 @ 7:27 am

  97. Innalillahi wa innailahi rojiun. Masih belum percaya akan kepergiaanmu.. Semoga mendapat tempat yg terbaik disisi-Nya, amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT dan diampuni segala kekhilafannya. Semoga diberi ketabahan buat keluarga yg ditinggalkan.
    Aku banyak belajar memasak dari resep2 di blogmu. Terima kasih Inong, engkau akan selalu dikenang.

    Comment by Miya — September 1, 2006 @ 7:32 am

  98. Selamat jalan, sahabat.. Semoga damai disana.. Semoga yang ditinggalkan tabah dan kuat menerima semua ini..

    Comment by Tina — September 1, 2006 @ 7:44 am

  99. Gak ada habisnya kata buat menulis kebaikanmu, semoga Allah membalas amal ibadah dan kebaikanmu ……. Selamat jalan sahabat ……

    Comment by fifi — September 1, 2006 @ 8:06 am

  100. hanny, makasih buat updatenya…
    moga2 Inong diterima di sisi Tuhan YME, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan…

    Comment by ruthy — September 1, 2006 @ 8:06 am

  101. turut berbelsungkawa. sampaikan duka saya kepada keluarga, semoga semuanya dikuatkan oleh sang pemilik kehidupan.

    Comment by paman tyo — September 1, 2006 @ 8:17 am

  102. Selamat jalan Inong, semalaman saya hanya bisa tidur-tidur ayam gelisah memikirkan keadaanmu dan keluargamu. Inong… masih terbayang gerak tubuhmu, senyummu…cara bicaramu yg terkadang manja… Selamat jalan.. Semoga engkau diterima di sisiNya… dan bagi keluarga yg ditinggalkan diberi ketabahan. Amin…

    Comment by Emilana Laksmi P — September 1, 2006 @ 8:40 am

  103. Inong.. baru aku kenal belakangan ini dari bacain blognya.. sedih.. gak ada lagi yang ngeblog tiap hari..
    Zidan dan Syifa, semoga kalian tumbuh menjadi anak yang baik.. tabah ya, sayang.. Bunda kalian pergi ke tempat terindah, dan beliau pasti menjaga kalian dari kejauhan. Hanya sebatas nafas saja jarak Bunda dengan kalian…
    Mas Haris, semoga tabah dan tetap percaya bahwa semuanya adalah yang terbaik buat Inong.
    Tuhan memberkati….

    Comment by Natalia — September 1, 2006 @ 8:47 am

  104. selamat jalan inong

    Comment by sa — September 1, 2006 @ 8:59 am

  105. Saya belum lama kenal ama almarhumah…itupun cuma lewat dunia maya…tapi saya setiap hari mengunjungi blognya…karna ceritanya betul-betul bikin kangen dan menginspirasi saya…saya betul-betul kagum pada almarhumah…

    Yang membuat saya tak bisa menahan air mata sejak kemarin adalah setiap kali mengunjungi “rumahnya” dan melihat foto zidan dan syifa di sana….

    Setiap mengingat keduanya saya selalu menangis…betapa dekat mereka dengan almarhumah ibunya…saya sangat ingin tahu mengenai keadaan kedua buah hati almarhumah saat ini…

    Tabah ya nak….inilah rencana Allah yang terbaik…Allah SWT sangat sayang pada bunda kalian, sehingga Allah cepat memanggilnya…

    Jadi anak yang sholeh dan sholehah ya sayang…biar bisa terusss…dan terusss kirim doa sebagai hadiah untuk bunda inong tersayang…

    Selamat jalan nong…semoga diterima di sisi Allah SWT, dilapangkan kuburnya, diterima semua amal ibadahnya…aamiin….

    Comment by silvy — September 1, 2006 @ 9:03 am

  106. Sedih banget mendengar berita Inong telah tiada.
    Walaupun tahu, tidak baik menentang kehendak Bapa.

    Selamat jalan Inong…
    Walaupun kita tak pernah bertemu muka
    Serasa sudah bersahabat lama.

    Zidan, Syifa, yang tabah yah nak…
    Bunda-mu sudah bahagia di Surga.

    Comment by Santy Prabowo — September 1, 2006 @ 9:14 am

  107. Barusan aku telp Neng (Indah) adeknya Teh Inong bhw jenazahnya udah tiba di Soekarno-Hatta dan lagi dalam pengurusan kargo. Mudah2an bisa cepat sampenya di Buaran dan dilancarkan dari kemacetan di jalan:) Insya Allah ba’da maghrib aku ke Buaran:) sampai bertemu di sana ya teman2:)

    Comment by Renny — September 1, 2006 @ 9:41 am

  108. innalillahi wa innailaihi raji’uun.
    semoga seluruh amal ibadah Inong diterima di sisi-Nya.

    selamat jalan Inong.
    ternyata waktu yang membatasi perjalanan cerita hidup kita
    inget kan ‘nong?
    saat aku masih kuliah dan meminta nasihat dari kamu?
    atau semangat yang kamu berikan saat aku bercerita tentang nayya.
    aku, Dina, dan nayya akan sangat merindukan kamu.

    abang zidan dan kakak syifa…
    yang tabah, yang tegar ya, sayang.
    bunda memang sudah tidak ada, tapi cinta bunda pasti akan selalu bersama kalian kemana pun kalian melangkah.

    Comment by arya — September 1, 2006 @ 9:45 am

  109. Buat yang berkesempatan pergi melayat, aku titip salam turut berdukacita yah…
    — Viki

    Comment by Viki — September 1, 2006 @ 9:50 am

  110. nyata sekali beliau teramat sangat dicinta…hikss…good ppl did die young…i am gonna missed her :(

    Comment by wheny — September 1, 2006 @ 10:00 am

  111. Inalilahi wainailaihiroziun….semoga diterima disisi-Nya mbak inong selamat jalan….Fr Blogger lampung with love .

    Comment by Bhima — September 1, 2006 @ 10:02 am

  112. Update info :

    Jenazah alm. inong sudah sampai di Bandara Sukarno Hatta.
    Saat ini sedang di jalan Tol menuju rumah duka di Buaran.
    Menurut kabar dari Indah (adiknya inong) bahwa malam ini setelah sholat maghrib, jenasah akan dimakamkan di TPU dekat rumah.

    Allah amat menyayangimu, nong.

    Comment by Luluk — September 1, 2006 @ 10:05 am

  113. mba hany, makasih update-annya. it means a lot. aku doakan semoga semuanya berjalan lancar setibanya jenazah di Jakarta nanti. amin.

    Comment by yuni — September 1, 2006 @ 10:07 am

  114. mba, siapa yang bisa up date postingan foto pemakaman teh inong?

    Comment by nita — September 1, 2006 @ 10:09 am

  115. barusan buka lagi blog bunda inong….dan sekali lagi merinding. masih ga percaya…..

    Allah tahu yang terbaik bagi hamba-hambaNya……

    innalillahi wa inna ilaihi rojiun

    Comment by nYam — September 1, 2006 @ 10:20 am

  116. turut bduka cita, mudah2an amal ibadah teh Inong diterima oleh Allah dan kluarga yg ditinggalkan diberi ketabahan…amin…

    Comment by evan — September 1, 2006 @ 10:25 am

  117. Inong semoga dilancarkan jalannya menuju allah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.
    Inong, terima kasih atas resep, dan ilmu yang dibagikan kepada kami…
    engkau adalah wanita yang luar biasa….dan sangat mudah dicintai banyak orang.
    Haris, zidan dan syifa..semoga allah memberikan kesabaran …inong,kami yang belum ketemu langsung aja menyayangi mu apalagi orang-orang yang langsung menerima curahan kasih kasih sayang dan cintamu…..

    Comment by nina — September 1, 2006 @ 11:13 am

  118. Innalillahi wa inna ilaihi rojiun…

    Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fu’anhu

    Comment by Wirda Yanti — September 1, 2006 @ 11:49 am

  119. Innalillahi wa innailaihi raji’uun. Turut berduka cita atas kepergian Bunda Inong yang amat mendadak ini, semoga keluarga yang ditinggalkan bisa tabah menerimanya.

    Comment by qq — September 1, 2006 @ 12:05 pm

  120. turut amat… sangat.. berdukacita…. :(
    semoga arwah almarhumah diterima di pangkuan Tuhan YME,
    dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

    Comment by loucee — September 1, 2006 @ 4:25 pm

  121. Innalillahi wa innailaihi raji’uun….

    Comment by Muhammad Jazman — September 1, 2006 @ 4:43 pm

  122. selamat jalan inong…aku turut berdoa untukmu..semoga dikau berbahagia disana…
    walau kita belum pernah bertemu, namun terasa dekat persahabatan kita..

    Comment by Riry Elbechari — September 1, 2006 @ 5:17 pm

  123. Innalillahi wainna illaihi rojiun,

    Selamat jalan sahabat….
    Semoga mendapatkan khusnul khotimah dan mendapat tempat di sisi Allah Swt. Amin.

    Comment by A. Kurniawan — September 1, 2006 @ 5:50 pm

  124. Allaahummaghfirlaha warhamha wa’afihii wa’fuanha
    Selamat jalan untuk Inong…semoga Alloh SWT mengampuni segala khilaf dan dosamu,menerima semua amal ibadahmu,melapangkan kuburanmu,memudahkan semua urusanmu…amin yaa Alloh…ya Rabbal ‘Aalamiin.

    Comment by yanda — September 1, 2006 @ 6:08 pm

  125. Selamat Jalan Bunda Inong… menyesal aku tak mengenalmu dimana ada kesempatan… dikehidupan yang akan datang aku takkan sia-siakan lagi kesempatan tuk mengenalmu.
    Sdri Hani: Tolong sampaikan turut berduka cita dari Heidelberg untuk keluarga Inong… Thanks

    Comment by yunita — September 1, 2006 @ 9:00 pm

  126. inna lillaahi wa inna ilaihi raajiuun.. turut berduka yang sedalam-dalamnya atas kepergian Bunda Inong, terima kasih Mbak Hani atas apdetanya…

    Semoga Mas Haris, Zidan dan Syifa beserta keluarga yang lain tabah dan sabar dalam menghadapi cobaan ini..

    Bunda Inong, kami selalu mendoakan yang terbaik untukmu sejak kami mendengar berita mengenai sakitmu, semoga Allah SWT mengampuni segala khilaf dan dosamu, amal ibadahmu diterima olehNya, dan dilapangkan kuburmu serta dipermudah segala urusan…amiin

    Comment by mia ridho — September 2, 2006 @ 1:52 am

  127. innalillahi wa inna illaihi roji’un

    saya turut berduka , walau saya tidak kenal, tapi membaca tulisan kawan2 tentang beliau , saya turut bangga

    semoga keluarga yg ditinggalkan diberi ketabahan olehnya

    Comment by kus — September 2, 2006 @ 3:35 am

  128. Inna Lillahi wa Inna Ilaihi rajiun….Mbak Inong selamat jalan, semoga Allah menerima smua amal ibadah Mbak.Mas Haris, Zidan dan Syifa semoga diberikan kesabaran dan ketabahan…

    Comment by Ida Hanum — September 2, 2006 @ 3:47 am

  129. Makasih byk ya mbak atas apdetannya…
    Turut berduka cita ya mbak…

    Comment by QQ — September 2, 2006 @ 4:30 am

  130. Innalillaahi wa innailahi rojiuun.
    Turut berduka cita atas meninggalnya Bunda Inong.
    walopun saya tdk pernah bertemu langsung dgnya tapi saya selalu baca cerita2 diblognya, dan juga sering sekali menggunakan resep2nya di dapurbunda.blogspot malah sempat ngobrol di chat box nya.
    Rasanya tidak percaya dg berita ini, tetapi Allah pasti punya rencana yang lebih baik untuk Bunda Inong. Semoga Amal ibadahnya diterima Allah, dan keluarga yang ditinggalkan ikhlas dan tabah. Amiin.

    Comment by dwi — September 2, 2006 @ 7:30 am

  131. innalilahiwainnailaihi rojiiun..semoga mba inong diterima disisi Allah dan mendapatkan tempat yang indah..dan keluarga yang ditinggalkan sabar n tabah menghadapi ujian ini. semua milik Allah dan akan kembali padaNya..
    selamat jalan bunda inong..terima kasih untuk semua resepnya..amma akan sangat kehilangan bunda..:(

    Comment by amma — September 2, 2006 @ 7:42 am

  132. Turut berduka cita atas kepergian Inong, semoga mas Haris, Zidan, Syifa diberiNya ketabahan.

    Comment by Tenfams — September 2, 2006 @ 9:06 am

  133. Ikut berduka cita. Semoga arwahnya diterima di sisi Allah SWT

    Comment by retharsis — September 3, 2006 @ 3:20 am

  134. turut berduka cita, semoga diterima disisiNya dan semoga keluarga yang ditinggalkan bisa tabah selalu.

    Comment by stella — September 3, 2006 @ 1:50 pm

  135. ya Allah.. aq bener2 kaget,nggak percaya dengan berita ini kalo nggak liat foto2nya. Baru sabtu tgl 2 kemarin aq liat blog bunda yang dia tulis tgl 29 agust. Dan baru senin tgl 3 ini aq tau berita itu dr blog mbak hany.Masya Allah, Innalilahi wa inna illaihi rojiun. Aq sdh merasa dkt dengan teh inong walaupun cuma lewat blognya saja. Aq nggak bisa membayangkan bagaimana dengan zidan dan syifa nanti. Ya Allah aq benar2 nggak bisa mengungkapkan perasaanku baca berita ini,aq sangat kehilangan dengan kepergiannya yang mendadak. Selamat jalan bunda, semoga dimudahkan Allah jalanmu disana, dan semoga diberi kekuatan pada orang2 yang ditinggalkannya. Bunda I will miss you, aq selu buka blogmu tiap pagi.

    Comment by yatiek — September 4, 2006 @ 3:25 am

  136. Inna lillaahi wa inna illaihi roo ji’un…
    Bunda Inong, semoga amal ibadahnya diterima di sisiNya.Aamiin3x
    Buat Keluarga, mas Haris, Zidan dan Syifa diberi kekuatan, ketabahan, dan kesabaran; the show must go on…the life must go on…be strong and keep praying for her upthere…
    Aamiin3x.

    Semuanya begitu tiba2…You all must be missing her so much…, I didn’t know her … just knowing her better in her blogs…, a lovely caring mom for her happy family…itulah kesan yg aku tangkep dari blog2nya…

    …mungkin ini jalan yg terbaik yg telah ditentukan olehNya..

    *Yg_tahu_infonya_dari_suamiku_YH_el-93_adekangkatanmasHarisdiITB*

    Comment by dessy — September 5, 2006 @ 7:32 am

  137. Innalillahi Wa Inna Illahi Roji’un…..
    Saya sempat berkenalan dan email-emailan dengan beliau, sehari sebelum kepergiannya…..semoga Allah SWT memaafkan semua dosa-dosanya, menerima semua amal ibadahnya, dan memberikan tempat yang layak di sisiNya. Dan semoga Mas Haris dan anak-anak tabah dan sabar mengahadpi cobaan ini.

    Mbak Inong terima kasih untuk semua bantuannya

    Comment by hera — September 7, 2006 @ 3:22 pm

  138. Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun,
    semoga ilmu beliau yg diajarkan kepada kita semua memberikan manfaat dan menjadi sodaqoh jariah…
    Amien

    Comment by dhany — September 8, 2006 @ 7:29 am

  139. i learnt about u just yesterday. i was so touch by the stories posted in your blog. you seem like a very nice person. and your dedication to your family inspires many. i just wish i could be half the person you are. dont be sad though. you are in a much better place now. away from hate, and only eternity. i wish you the best, and for your family too. God bless, and good luck.

    Comment by Albi — September 11, 2006 @ 6:15 am

  140. Inna Lillahi wa Inna Illahi Roji’un.. Saya tidak mengenal mbak Inong, namun ingin turut mengucapkan belasungkawa. Semoga amal ibadah Mbak Inong diterima Allah SWT, dan dihapuskan segala dosa-dosanya, serta dilapangkan perjalanannya menuju alam Barzakh sana. Semoga yg ditinggalkan diberi kekuatan dan kesabaran.

    Comment by asri — September 13, 2006 @ 1:22 am

  141. inna lillahi wa inna ilaihi roji’un… saya tidak mengenal bunda syifa/mbak inong… dan meski terlambat, saya ingin mengucapkan turut belasungkawa yang sedalam-dalamnya.. semoga arwahnya diterima disisi Alloh SWT (Amin) dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan dan kesabaran.

    Comment by wingoke — September 13, 2006 @ 7:32 am

  142. Yang hidup di dunia ini pasti akan meninggal, itu janji.. saya sempat beberapa kali mampir ke blog (almarhum) mbak inong, dan tidak lagi asing dengan foto zidan dan syifa, yang harus kita ingat ada tiga hal yang menjadi rahsia takkan pernah dapat di ramalkan itu bukti kebesaranNYA, lahir, jodoh, maut ada di tanganNYA Semoga Amal ibadah beliau diterima Allah, dan keluarga yang ditinggalkan ikhlas dan tabah. Amiin.

    Comment by edisutoyo — September 25, 2006 @ 5:36 am

  143. saya ikut berduka, semoga keluarga yang ditinggalkan mendapatkan ketabahan

    Comment by bayu — October 2, 2006 @ 10:26 am

  144. entah harus bilang apa ?, membaca blog diatas sangat menyentuh, meskipun aku nggak kenal siapa teh inong tapi kalo membaca blog tsb bahwa teh inong sangat disayang semua orang, dengan demikian kesimpulannya adalah bahwa teh inong itu orang baek. Insya Allah semua amal, ibadah dan Islamnya di teruma oleh Allah SWT. dan diberikan tempat yang sangat istimewa…amin..ya Robbal ‘Alamin

    Comment by lia — December 9, 2006 @ 7:37 am

  145. Selamat jalan bunda….Tabah ya….Zidan dan Syifa….

    Comment by Ida — December 14, 2006 @ 4:37 am

  146. innalillahi wainailahi rojiun. semoga bunda inong diterima di sisi Allah dan semoga amal ibadahnya diterima oleh allah swt. aku gak kenal sama bunda inong tapi setiap kali baca blog nya saya tahu bunda inong orang baik…seperti tidak percaya kalo beliau sdh tidak ada. setiap kali baca blog nya bunda inong, sepertinya beliau masih ada…
    untuk keluarga yg ditinggalkan semoga diberi ketabahan

    Comment by rika — February 9, 2007 @ 10:13 am

  147. innalillahi wainailahi rojiun. semoga amal ibadah beliau diterima di sisi allah swt. Aku baru 3 hari ini baca blog masakan bunda zidan ini, aq nggak tau kalau beliau sebenarnya sudah tidak ada. padahal baru semalam aq bermimpi bertemu beliau.terima kasih bunda… aq akan selalu mendoakan anda…

    Comment by niken — September 8, 2007 @ 2:00 pm

  148. Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Saya baru baca blog bunda. saya sedih sekali, kalau ternyata beliau sudah tidak ada. Entah kenapa saya menangis setiap membaca posting diatas, padahal baru hari ini saya liat blog bunda. Insyaallah beliau memang orang yang baik.
    Mudah-mudahan segala amal beliau diterima di sisi-Nya. Amin.

    Comment by rosi — October 7, 2007 @ 10:27 am

  149. Allah selalu punya rahasia…dan setiap manusia menyadarinya. Tapi…ada rasa sedih, ketika Allah menjawab apa yang dirahasiakan. Umur manusia….!!! Saat inipun ada sedih ketika membaca blog ini, meskipun aku tidak kenal dan hanya sebagai sesama ibu dengan anugerah penyakit asma. Aku baca link bunda inong…begitu cepatnya pergi diusia muda…meninggalkan orang-orang yang mencintainya…tapi aku yakin Allah tau yang terbaik. Dan itulah yang terbaik untuk Bunda Inong. Selamat Jalan Bunda…

    Comment by alya — November 27, 2007 @ 1:54 pm

  150. Innalillahiwainnailahi rojiun…
    saa bener-bener kaget dan sedih baca blog ini…saya baru tahu kalo mba inong yg diceitakan di sini yg punya blog dapurbunda Zidan & Syifa…blog ini yg pertama saya temukan (selain blognya mas indra permana) ketika saya akan bekerja di singapura…blognya sangat bagus yang saya suka banyak menu masakan….
    Semoga mba inong diampuni segala dosanya dan diterima semua amal kebaikannya dan dilapangkan kuburnya..aamiin
    saya salut dengan kekompakan warga indo di singapura..

    Comment by andiTho — December 22, 2007 @ 10:44 pm

  151. Beberapa tahun sesudah ini .. bagaimana kabar putra putri Bunda yah ..?? ada yang mengetahui ..?? mungkin dari blog suaminya .. :) sebenarnya nggak ada kaitannya sih .. cuman pengen tahu kabarnya ja .. :)

    Comment by tintin — February 25, 2008 @ 4:36 pm

  152. subhanallah.. saya beberapa kali buka blog bunda.. tapi baru hari ini saya tau penulisnya telah tiada.. Ya ALLAH.. ampunilah dan sayangilah dia.. kuatkan keluarganya.. yakinlah cinta ALLAH adalah di atas segalanya.. DIA Maha Tahu yang terbaik..

    Comment by febri — May 1, 2008 @ 9:11 pm

  153. Ya Allah, hari ini saya baru tau bahwa mba Inong sudah berpulang ke Rahmatullah. Sudah hampir 2 tahun!! kemana aja saya?? Melihat photo Zidan dan Syifa, lalu usia kita yang hanya berjarak 1 tahun, membuat saya seperti bercermin pada kaca.., Ya Rab, lapangkanlah jalan sahabat kami Inong. Meski kami hanya mengenalnya melalui tulisan. Mba Inong.., Semoga jutaan doa yang mengalir untukmu, diterima Allah SWT. Semoga saat ini engkau tersenyum di alam sana. Doa kami menyertaimu. Insya Allah, Zidan & Syifa akan menjadi anak yang shaleh & shalehah, dan mengenangmu sebagai seorang bunda yang sangat menyayangi mereka…

    Comment by Dian — May 5, 2008 @ 11:21 am

  154. Betapa terkejutnya saya, ternyata empunya blog yang selama ini sering saya buka sudah berpulang. Semoga mbak Inong dilapangkan jalannya dan semoga Allah menerima semua amal baiknya. Amin..

    Comment by Ami — June 17, 2008 @ 9:15 am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>























Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by B A Khan