matahari dan bintang

April 28, 2008

Bollard

Filed under: Air dan Batu, Kamus

Bollard adalah istilah yang dipakai untuk menamai benda di samping. Apakah itu? Adalah sebuah benda besar untuk menambatkan tali kapal yang sedang berlabuh di dermaga.

Apa bedanya dermaga dan pelabuhan? Pelabuhan adalah kata yang dipakai untuk mewakili sebuah kawasan yang punya lantai dermaga untuk kapal merapat, trestle dan atau causeway yang menghubungkan dermaga dan jalan di daratan, juga kadang punya gedung yang berfungsi sebagai terminal tempat penumpang datang menunggu dan pergi.

Jadi bollard ini ada di tepi dermaga. Tergantung panjang dermaganya, bollard bisa jadi cuma satu, bisa juga banyak.

Kapal mendekati pelabuhan, merapat di dermaga, talinya diturunkan dan diikatkan di bollard supaya kapalnya tetap di dermaga, tidak lari dibawa arus atau gelombang laut selama mengadakan kegiatan bongkar muat atau kegiatan lain seperti perbaikan atau pengisian bahan bakar. (more…)

April 24, 2008

Limapuluh Dolar

Anda tergesa hendak pergi ke sebuah tempat. Pagi-pagi bangun tidur langsung bersiap mandi, sarapan sekedarnya, dan menyiapkan barang-barang yang harus dibawa ke tempat kencan.

Malam sebelumnya anda sudah menyiapkan uang untuk membayar taksi yang akan anda panggil pagi itu. Sayang sekali, waktu ATM anda perintahkan untuk memuntahkan uang SGD 40 yang artinya akan berupa 4 lembar uang pecahan SGD 10, mesinnya menolak. Dia bilang dia cuma punya lembaran pecahan SGD 50. Apa boleh buat, anda tidak punya pilihan lain. Anda terima tawaran si mesin untuk menarik SGD 50 dari tabungan.

Anda telpon 65521111 untuk memanggil taksi Comfort ke rumah. Taksi datang dalam 5 menit dan siap mengantar ke tujuan. Perjalanan berlangsung dengan mulus. Anda tiba di tempat tujuan. Anda sodorkan SGD 50 anda. (more…)

April 22, 2008

Act Like One

Nasi goreng yang paling saya suka dari masa lalu ada 2 macam. Yang satu dijual di Kantin 1920 di gedung pendek persis sebelah Rektorat UI, yang lainnya adalah yang dijual di gerobak dorong oleh Abang yang mangkal di halte bis kuning antara Perpustakaan bundar UI dan Kampus Fasilkom. Tentu saja, anda yang mengenal saya dengan baik akan mengerti mengapa saya suka nongkrong di kedua titik tadi.

Beberapa tahun belakangan saya menambahkan satu nasi goreng lagi ke dalam daftar, yaitu nasi goreng yang cuma ada di kantin mesjid Oi Kwan Road, Hong Kong. Semua nasi goreng yang ada di daftar saya, susah didapat berhubung saya tidak tinggal di Depok, tidak juga di Hong Kong. Meranalah saya. (more…)

April 19, 2008

Bangku

Filed under: Hidup di Singapura
Bangku di stasiun MRT penting artinya. Apalagi untuk para lanjut usia, ibu hamil, anak kecil yang belum kuat jalan jauh, atau juga orang dewasa atau umur berapa saja yang kebetulan kelelahan.

Beberapa bulan lalu saya bersyukur sekali. Bangku yang dibikin dengan ukuran aneh, dengan permukaan yang melengkung yang menghalangi orang untuk duduk enak, serta dibuat dalam 2 macam ketinggian, sudah tidak terlihat lagi di berbagai stasiun MRT. Walaupun masih bisa ditemui di banyak halte bis.

Sebagai gantinya, saya menemukan bangku di gambar samping. Lebih lebar, permukaannya rata sempurna, dan ketinggiannya amat sangat cocok untuk ukuran tubuh saya.

Penting? Tentu saja. Pengobat lelah walau sejenak, tidak sampai 7 menit sembari menunggu kereta selanjutnya tiba.

Simpang Tiga TPL4 & TPC

Filed under: Jelajah Singapura

Foto di samping saya jepret di Toa Payoh Lorong 4, dari lantai atas bis nomer 153 di perjalanan menuju Children’s Garden. Pertigaan tersebut mungkin yang tersibuk di kawasan kecamatan Toa Payoh yang luasnya ‘cuma’ 845 hektar.

Pojok kanan atas foto memperlihatkan sebuah gedung abu-abu, alamatnya 600 Toa Payoh Central. Ada warung McDo dan Kopitiam di sana. Tepat di sebelah Kopitiam ada toserba Shop & Save.

Di sebelah kanan, adalah jalan Toa Payoh Central, di mana tidak jauh dari pertigaan ini ada perpustakaan dan di seberangnya ada Toa Payoh Community Club. Alias balai rakyatnya penduduk Toa Payoh.

Di ujung arah pandang saya di foto, jalan Toa Payoh Lorong 4 akan bertemu secara tegak lurus dengan Toa Payoh Lorong 6. Di sana ada kolam renang dan sebuah taman kota dengan menara pandang.

Di mana rusun tempat saya tinggal? Tidak jauh dari titik ini. Cuma 2 lagu 4 menitan saja, jaraknya. Dengan berjalan kaki, tentunya.






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by B A Khan